Official web

Semarak Hari Batik Nasional: Merajut Cinta Budaya Lewat Karya dan Busana

Mudela_Cipulir. Ayah Bunda, Nuansa penuh warna dan kearifan lokal tampak menyelimuti lingkungan SD Muhammadiyah 28. Dalam rangka memperingati Hari Batik Nasional yang jatuh pada tanggal 2 Oktober, sekolah mengadakan serangkaian kegiatan edukatif dan kreatif yang melibatkan seluruh siswa, guru, serta tenaga kependidikan.

Peringatan tahun ini mengusung semangat melestarikan warisan leluhur sejak dini, sekaligus menanamkan rasa bangga terhadap identitas budaya bangsa di tengah era globalisasi.

Pameran Busana Batik Nusantara

Sejak pagi hari, suasana sekolah terasa berbeda. Seluruh warga sekolah tampak anggun dan ceria mengenakan berbagai ragam busana batik dengan motif khas dari berbagai daerah di Indonesia—mulai dari batik Solo, Pekalongan, Cirebon, hingga motif-motif kontemporer yang sarat makna.

Edukasi dan Kreasi: Menumbuhkan Cinta Budaya Sejak Dini

Kepala SD Muhammadiyah 28 menyampaikan bahwa peringatan Hari Batik Nasional bukan sekadar seremonial mengenakan pakaian batik semata, melainkan momentum penting untuk menanamkan nilai-nilai sejarah dan filosofi batik kepada para peserta didik.

“Batik telah diakui dunia sebagai Warisan Kemanusiaan untuk Budaya Lisan dan Nonbendawi (UNESCO). Melalui kegiatan ini, kami ingin anak-anak tidak hanya memakai, tetapi juga memahami nilai seni, kesabaran, dan filosofi yang terkandung di dalam selembar kain batik,” ujar beliau.

Selain fesyen, rangkaian acara juga diisi dengan kegiatan edukatif seperti pengenalan sejarah batik, serta praktik sederhana membatik atau mewarnai pola batik bagi siswa kelas rendah. Antusiasme terlihat jelas dari pancaran wajah ceria para siswa saat mereka asyik menorehkan warna pada pola batik buatan mereka sendiri.

Merajut Karakter Pelajar Pancasila yang Berbudaya

Kegiatan Hari Batik Nasional di SD Muhammadiyah 28 ditutup dengan doa bersama dan foto bersama seluruh warga sekolah dengan balutan busana batik terbaik mereka.

Baca Juga  Upacara Hari Kemerdekaan RI: Mengenang Perjuangan, Membangun Masa Depan

Bagikan

Facebook
Twitter
WhatsApp

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *