Official web

Praktek Batik Jumputan

Ayah Bunda…

Sebagai apresiasi atas keragaman dan kekayaan seni dan budaya Indonesia, Kelas 6 SDI Muhammadiyah 28 Cipulir melakukan praktek membuat batik jumputan. Mau tahu apa itu batik jumputan?? yuk kita cari tahu sejarahnya!

Siapa yang tidak mengenal batik jumputan? Salah satu warisan budaya ini sudah diakui dunia sebagai ciri khas asli Indonesia. Warisan budaya ini telah menjadi suatu kebanggaan Tanah Air karena dalam dunia fashion Indonesia begitu menonjol.

Motif jumputan adalah salah satu yang cukup fenomenal di Indonesia. Menggunakan bahan jumputan memberi kesan kalem dan klasik. Dalam bahasa Jawa Jumputan diartikan dengan pungutan. Menjumput, memungut dengan menggunakan ujung jari sehingga hasil yang diambil menjadi sedikit atau kecil. Batik jumputan berarti dibuat dengan cara menjumput ini.

Hasil yang didapat dari proses menjumput tersebut berupa motif bulat-bulat kecil. Variasi lain dari proses menjumput biasanya juga menghasilkan garis-garis sederhana. Meski begitu corak tersebut cukup populer dan diminati oleh rakyat setempat.

Ada 3 fakta menarik yang berkaitan dengan corak ini. Di bawah ini adalah 3 faktanya yang cukup menarik untuk dikupas sebagai kain berkarakter khas Tanah Air:

  1. Pertama, Peru, salah satu Negara yang sudah sejak dulu menggunakan kain bercorak ini. Negara ini membuatnya sejak belum terjadi kolonisasi Eropa.
  2. Fakta kedua, tidak digunakan canting beserta lilin dalam proses pembuatannya. Jadi prosesnya berbeda sekali dengan cara pembuatan batik pada umumnya.
  3. Fakta menarik ketiga, ternyata Jepang juga menggunakan motif serupa untuk kimono. Disebut sebagai “Shibori” yang sudah digunakan sejak abad ke-8.
Baca Juga  Pengambilan Rapor SDI Muhammadiyah 28

Bagikan

Facebook
Twitter
WhatsApp

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Berita Terbaru

  • Yang sering dibaca